Sinergi Satbrimob Polda Kaltim dan Tim Gabungan, Karhutla 200 Hektare di Kutai Barat Berhasil Dikendalikan

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Kubar – Respons cepat ditunjukkan Team Respon Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Kampung Tokong dan Kampung Tepulang, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Jumat (25/9/2026) malam.

Menerima informasi adanya kebakaran, personel yang dipimpin Brigpol Ardisal langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 21.45 WITA dengan melibatkan BPBD, BPBD Damkar, serta unsur penanggulangan bencana lainnya.

Kobaran api diketahui membakar vegetasi hutan dengan luasan kurang lebih 200 hektare. Meski berada di kawasan yang cukup jauh dari permukiman masyarakat, penanganan tetap dilakukan secara cepat dan terukur guna mencegah api meluas ke area lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan membagi sektor pemadaman dan melakukan penyisiran di sejumlah titik terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mengisolasi pergerakan api sekaligus memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesiapsiagaan personel yang tetap bergerak melakukan penanganan meski kebakaran terjadi pada malam hari.

Menurutnya, kecepatan respons dan sinergitas antarinstansi menjadi faktor penting dalam menghadapi karhutla, terlebih kebakaran terjadi pada area yang cukup luas.

“Respons cepat personel di lapangan sangat penting untuk mengendalikan dan membatasi penyebaran api. Sinergitas bersama BPBD, Damkar, dan instansi terkait menjadi kunci dalam penanganan karhutla, sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa proses pemadaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan luas wilayah yang terbakar.

“Tim gabungan langsung membagi sektor pemadaman untuk mengisolasi pergerakan api, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan guna memastikan seluruh bara benar-benar padam,” jelasnya.

Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dikendalikan. Kondisi di sekitar Kampung Tepulang dan Kampung Tokong saat ini dinyatakan aman dan kondusif, sementara upaya pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

About admin1 admin1

Check Also

Game Spin Wheel Berhadiah Ramaikan Sosialisasi Hak untuk Tahu di CFD Jakarta

Jakarta – Ada yang menarik dalam sosialisasi Hari Hak untuk Tahu yang digelar Divisi Humas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *